Tanggal : 02/09/2018, 17:45:38, dibaca 563 kali.

MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH MENJADIKAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) MENYENANGKAN


MEDAN (ypwp) – Menjadikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang aktif, kreatif dan menyenangkan merupakan seluruh keinginan guru di Indonesia. Mengemas materi pelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan tidaklah mudah. Namun apabila kita mau berusaha itu pasti bisa, karena dengan mengemas kegiatan belajar yang aktif, kreatif dan menyenangkan maka dengan mudah anak didik menerima materi yang ingin kita sampaikan.

Hal ini terlihat dari salah satu pendidik di SD Swasta Wira Mandiri Umi Anita Purba, S.Pd. Anita merupakan sosok yang gemar terhadap dunia pendidikan dan perkembangan anak didik. Menurutnya memberikan materi pelajaran kepada anak didik haruslah menyenangkan. Karena apabila anak didik senang dengan materi yang kita sampaikan, maka materi itu pun sangat mudah untuk dipahami oleh anak didik. Dengan mengemas materi pelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan maka kunci sukses menjadi pendidik sudah digenggaman kita. Terangnya.

Pada kesempatan kali ini Anita Purba, S.Pd mengajar menggunakan model pembelajaran “Make A Match”. Model pembelajaran ini merupakan pembelajaran yang teknik mengajarnya dengan mencari pasangan melalui kartu pertanyaan dan kartu jawaban yang telah disediakan. Nanti nya kartu pertanyaan dan kartu jawaban tersebut tidak langsung diberikan kepada kelompok penanya dan kelompok penjawab, melainkan murid harus mencari terlebih dahulu kartu pertanyaan dan jawaban yang telah disembunyikan guru dibeberapa tempat. Selasa (06/2).

Model pembelajaran “Make A Match” atau mencari pasangan ini merupakan alternatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Model pembelajaran ini menggunakan kartu-kartu. Kartu tersebut terdiri dari kartu yang berisi soal dan kartu yang berisi jawaban dari soal-soal tersebut. Model pembelajaran “Make A Match” ini diterapkan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD. Ungkap Anita.

Kepala SD Swasta Wira Mandiri Bapak M. Cheriandiva Putra Kaya Harahap, S.Pd berharap “semoga dengan model pembelajaran ini, dapat meningkatkan minat belajar siswa-siswi SD Swasta Wira Mandiri”. Karena dengan model pembelajaran ini siswa akan terlihat lebih aktif, dan mampu bekerja sama dalam menemukan jawaban yang tepat dari kartu pertanyaan yang telah disediakan guru.