Tanggal : 04/30/2018, 22:22:57, dibaca 601 kali.

KETUA MUI MEDAN APRESIASI KEGIATAN KEAGAMAAN ISLAM DI YPWP PADA ACARA WISUDA MDA ANGKATAN IV


KETUA MUI MEDAN APRESIASI KEGIATAN KEAGAMAAN ISLAM DI YP. WIRANUSA PRATAMA


PADA ACARA WISUDA MDA WIRANUSA PRATAMA ANGKATAN KE IV TAHUN 2018


MEDAN (ypwp) – Ketua Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama Medan, Bapak M. Cheriandiva Putrakaya Harahap, S.Pd melantik lulusan MDA Wiranusa Pratama Angkatan IV sebanyak 23 orang di Komplek Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (29/4). Acara Wisuda dan Perpisahan ini juga dihadiri oleh Tamu Kehormatan yaitu, Ibunda Pengawas Yayasan Iriani AB, B.Sc dan Ketua MUI Medan Prof. DR. H. Mohd. Hatta yang diwakili oleh Sekretaris Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Medan Al-Ustadz H. Rahmad Hidayat Nasution, Lc.


Dalam Sambutannya Ketua Yayasan Bapak M.Cheriandiva Putra Kaya Hrp, S.Pd mengatakan “Wisuda kali ini merupakan angkatan yang ke-empat, dalam arti sudah empat kali lah MDA Wiranusa Pratama menamatkan santrinya. Dari tahun ke tahun proses wisuda ini kita laksanakan selalu berbeda, banyak ragam dan banyak perubahan. Maka dari itu setiap tahun nya kita berbeda dan memberikan Sesuatu yang baru”.


Sedikit saya flashback  mengenai Pendiri Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama yaitu Alm. Kayamuddin Harahap, B.Sc, S.PdI, yang mana beliau adalah orang yang sangat cinta pada dunia pendidikan, walaupun di usia yang sudah cukup menua beliau tidak pernah berhenti belajar. Beliau merupakan seorang pendidik dari mulai usia muda nya sampai hingga akhir hayatnya. Beliau juga sangat gigih untuk mengajar dan mendidik anak bangsa. Beliau tercatat sebagai guru yang memiliki jam terbang yang sangat tinggi, karena beliau mengajar di seluruh sekolah negeri dan swasta di Kota Medan baik dari tingkat SD-SMP-SMA-SMK. Semangat beliau ini lah yang patut kita tiru dan kita jadikan pembelajaran. Tegas Cheriandiva.


Pada kesempatan ini Ketua Yayasan juga berpesan kepada siswa yang nantinya akan meninggalkan MDA Wiranusa Pratama Medan ini hendaknya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan selalu menjunjung nama baik Madrasah dan terus mencintai Allah SWT serta berpedoman kepada Al Qur’an dan As-Sunnah.


“Tidak ada kata MANTAN GURU ketika siswa/i telah meninggalkan sekolah ini, guru akan selalu dikenang dan diingat disepanjang hidup, karena guru juga pahlawan tanpa tanda jasa. Saya mendo’akan semoga seluruh Santri yang sedang melaksanakan perpisahan ini nantinya lulus semua dan mendapatkan nilai serta peringkat yang bagus sehingga dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi”, tambah Cheriandiva.


Ketua MUI Medan Prof. DR. H. Mohd. Hatta yang diwakili Sekretaris Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Medan Al-Ustadz H. Rahmad Hidayat Nasution, Lc dalam tausyiah agama yang disampaikannya berkata, Suatu hari Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW lalu kata malaikat Jibril, “Yaa Muhammad Hidup kau sesuka hatimu niscaya engkau akan mati, cintai sesuka hatimu niscaya engkau akan berpisah dengan orang-orang yang kau cintai, beramal lah kau sesuka hatimu niscaya setiap amalanmu akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT dan akan diberikan balasannya”. Dengan demikian apapun yang disampaikan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW juga berlaku untuk semua hamba Allah bukan hanya pada Nabi Muhammad saja.


Pada kesempatan ini saya juga berpesan kepada orang tua agar melanjutkan pendidikan anak-anak bapak/ibu ke sekolah yang islami. Kalau ingin anak menjadi Ulama, masukkan lah dia disekolah Ulama (islami) jangan masukkan disekolah Umum. Karena apabila bertemu yang halal dengan yang haram, maka dimenangkan lah yang haram. Misalnya kita masukkan anak kita disekolah umum yang ada non muslim, khawatir kita anak kita lupa mengaji, lupa sholat. Jadi kalau mau anak kita terkoneksi dengan yang islami seperti hafal Al-Quran bisa sholat, masukkan lah dia disekolah yang islami. Tegas Ustad Rahmad.


Pada ksempatan ini juga Saya mengapresiasi segala kegiatan yang ada di Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama, sejak dini anak sudah diajarkan ilmu akhirat seperti sholat dan hafalan Al-Qur’an dan tak lupa juga diajarkan ilmu duniawi. Tambahnya


Perwakilan orang tua santri dalam sambutannya mengatakan “disini saya mewakili seluruh orang tua santri mengucapkan ribuan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak/ibu guru yang telah mendidik dan memberikan ilmu kepada putra-putri kami sehingga anak-anak kami dapat di wisuda pada hari ini”.


Saya secara pribadi  sangat bangga karena  dua orang anak saya telah tamat dari MDA Wiranusa Pratama ini. Berkat bapak/ibu guru anak saya sudah bisa membaca Al-Qur’an dengan baik, serta hafalan Al-Qur’an dan melaksanakan Sholat dengan baik. Ungkap salah seorang perwakilan orang tua santri.


Acara ini berlangsung dengan meriah terlihat dari berbagai acara yang ditampilkan, mulai dari acara pertama yaitu pembacaan ayat suci Al – Qur’an, tari-tarian, Da’i Cilik, Tahfiz qur’an, Sulap The Master oleh Alumni MDA Rio Budi Santoso, pembacaan puisi, Menyanyikan lagu rahman yaa rahman, serta acara ber Tor-tor bersama antar guru, murid, dan orang tua. Yang tidak kalah serunya Ketua Yayasan Bapak M.Cheriandiva Putra Kaya Hrp, S.Pd dan Ibunda Pengawas Yayasan Iriani AB, B.Sc juga ikut ber Tor-Tor bersama.


Perihal Wisuda kali ini, Ketua Panitia Perpisahan dan Wisuda M. Wirahadinusa Putrakaya Harahap, S.IKom  menyampaikan, telah terpilih 3 orang wisudawan terbaik. Mereka ialah,  M. Ridho Al-Fatih Daulay (Terbaik Ke-I), Jihan Khairunnisa (Terbaik Ke-II), Hayunda Aura Sifa (Terbaik Ke-III).


Ada beberapa kriteria yang ditetapkan oleh pengurus Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama untuk menetapkan Wisudawan Terbaik. Pertama ialah berdasarkan dari nilai ujian akhir, kedua berdasarkan akhlak dan prilaku selama di madrasah dan ketiga berdasarkan kehadiran. Tambahnya.