Tanggal : 07/10/2018, 22:33:59, dibaca 691 kali.

ANTUSIAS ORANG TUA PADA PEMBUKAAN TAHUN PELAJARAN 2018-2019


MEDAN (ypwp) -  Memasuki Hari Pertama sekolah, Pada Tahun Ajaran Baru para siswa-siswi Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama terlihat antusias dan sangat bergembira untuk hadir disekolah. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan Madrasah Diniyah Awwaliyah (MDA). Tidak kalah penting para orang tua yang mengantar juga begitu bersemangat mengantarkan putra-putri terbaiknya untuk menempuh pendidikan yang baik di YPWP.


     


Ada dua point penting yang disampaikan kepada seluruh siswa, “Pertama siswa harus menghormati Orang Tua baik di rumah maupun disekolah. Siswa juga harus mencintai, menyayangi serta mematuhi perintah Allah SWT dan begitu juga sebalik nya terhadap kedua orang tua”. “Yang Kedua Siswa tidak boleh meninggalkan shalat lima waktu.”


Hal ini diungkap Ketua Yayasan Pendidikan Wiranusa Pratama M. Cheriandiva Putra Kaya Harahap, S.Pd, saat memberikan sambutan pada upacara Penyambutan Siswa Baru dan Pembukaan TP. 2018/2019 disaksikan oleh Seluruh Dewan Guru, Staf Yayasan dan Staf Pengajar di lapangan YPWP, Senin (9/7).


Ketua YPWP juga menambahkan bahwa YPWP akan lebih meningkatkan pelajaran keagamaan seperti Tahfiz,  Mujawwad (Irama Membaca Al-Qur’an) dan Bidang Keagamaan lainnya. Hal ini merupakan upaya YPWP untuk memberikan perubahan yang jauh lebih baik lagi kedepannya.


Ketua Panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2018 M. Wirahadinusa Putra Kaya Harahap, S.IKom mengucapkan terimakasih kepada para orang tua siswa yang telah mempercayai YPWP menjadi wadah pendidikan islam bagi putra-putrinya.


   


“Kami berharap kerjasama orang tua siswa-siswi untuk dapat saling berkesinambungan dalam membangun karakter anak-anak kita ini.” ungkapnya.


Ia menjelaskan, tahun ini siswa-siswi yang mendaftar pada jenjang SD sebanyak 35 orang, TPA 35 Orang, MDA 60 orang sampai dengan sekarang.  Pendaftar pada tahun ini meningkat jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. terangnya lagi.